Penyuluhan Terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan LAPAS Kelas IIA Binjai; Sikap Mengampuni
https://doi.org/10.31100/matappa.v4i2.972
Keywords:
Mengampuni, Ajaran Illahi, Warga binaan pemasyarakatan, Pengajaran KristenAbstract
Tujuan dari kegiatan ini memberi pemahaman terhadap satu ajaran yang penting dalam ajaran kristen yakni sikap mengampuni kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). WBP atau narapidana adalah sekelompok orang yang sedang menjalani pembinaan dalam kurun waktu tertentu sebelum kembali ke keluarganya dan masyarakat. Sebagai satu komunitas pemasyarakatan, tentu banyak ditemukan personality yang perlu disoroti dan diperbaiki agar lebih baik lagi. Kegiatan ini dimulai dari observasi Tim terhadap situasi di LAPAS Kelas IIA Binjai. Pelaksanaannya dengan metode ceramah dan menggunakan media daring zoom. Dari LAPAS Binjai diikuti dengan satu akun zoom dan diteruskan melalui layar lebar dibantu pengeras suara. Setelah kegiatan diadakan evaluasi untuk melihat kelemahan dan kekurangan dari kegiatan, baik materi, pola penyampaian, media yang digunakan serta pencapaian kegiatan seusai rencana. Peserta tampak antusias, dengan adanya beberapa pertanyaan yang mencerminkan keingintahuan. Yang lebih penting adalah sikap penyesalan karena belum bisa mengampuni orang lain selama ini. Kegiatan serupa perlu terus diupayakan bagi warga binaan pemasyarakatan untuk membantu pemerintah dalam membina serta mempersiapkan diri masuk atau kembali ke keluarga dan masyarakat. Sikap mengampuni adalah ajaran Ilahi, yang berguna bagi orang yang mengampuni dan juga orang yang menerima pengampunan. Ajaran sikap mengampuni bukan saja pengajaran dari agama Kristen namun semua agama mengajarkan hal serupaReferences
Anggraini, D., Hadiati, T., & AS, W. (2019). PERBEDAAN TINGKAT STRES DAN TINGKAT RESILIENSI NARAPIDANA YANG BARU MASUK DENGAN NARAPIDANA YANG AKAN SEGERA BEBAS (STUDI PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA WANITA SEMARANG). DIPONEGORO MEDICAL JOURNAL (JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO), 8(1), 148–160. https://doi.org/ISSN 2540-8844
Febriawan, I. M. (2020). Pelatihan Rise and Shine sebagai metode psikoedukasi: Bisakah menurunkan stigma bunuh diri? Jurnal Psikologi Sosial, 18(3), 277–291. https://doi.org/10.7454/jps.2020.27
Habibi, M. M., & Hidayati, F. (2018). HUBUNGAN ANTARA PEMAAFAN DIRI SENDIRI, PEMAAFAN ORANG LAIN, DAN PEMAAFAN SITUASI DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA BARU (STUDI KORELASI PADA MAHASISWA BARU Universitas DIPONEGORO Semarang). Empati, 6(2), 62–69. https://doi.org/ISSN 2337-375x
Haryono, H. (2018). Optimalisasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Lapas Terbuka dalam Proses Asimilasi Narapidana. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 12(3), 295–311. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2018.v12.295-311
Hendi, H., & Aruan, T. (2020). Konsep Manusia Baru Di Dalam Kristus Berdasarkan Surat Efesus 4:17-32. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 113–130. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.154
Hilman, D. P., & Indrawati, E. S. (2017). PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG. Empati, 6(3), 189–203. https://doi.org/ISSN: 2337-375x
Hutahaean, H. (2016). Menelisik Perumpamaan Dalam Injil Matius. Asteros, 3(1), 90–100. https://doi.org/ISSN 2356-2587
Lele, A. F., & Panggarra, R. (2015). Makna Tujuh Ungkapan Yesus Di Salib Bagi Orang Percaya. Jurnal Jaffray, 13(2), 285–316. https://doi.org/10.25278/jj71.v13i2.181
Nuhamara, D. (2018). Pengutamaan Dimensi Karakter Dalam Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Jaffray, 16(1), 93–115. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i1.278
Runturambi, J. S. (2014). Budaya Penjara: Arena Sosial Semi Otonom di Lembaga Pemasyarakatan “X.†Antropologi Indonesia, 34(1), 91–105. https://doi.org/10.7454/ai.v34i1.3199
Sahrah, A., & Yuniasanti, R. (2018). Efektivitas Pelatihan Pemberian Dukungan Sosial pada Walinapi dengan Metode Bermain dan Permainan Peran. Jurnal Psikologi, 45(2), 151 – 163. https://doi.org/10.22146/jpsi.28038
Simanjuntak, L. Z. (2020). Hiasi Dirimu Dengan Kemegahan dan Keluhuran Refleksi Ayub 40:1-9. In S. R. Paparang (Ed.), Tetap Setia Di Jalan Tuhan : Kumpulan Tulisan Dalam Rangka Mensyukuri Ulang Tahun Pdt. Dr. Edison Djama (pp. 154–160). Bible Culture Study.
Sperry, L. (2014). Personality disorders. In Psychopathology and Psychotherapy: DSM-5 Diagnosis, Case Conceptualization, and Treatment (pp. 27–61). https://doi.org/10.4324/9780203772287-11
Sugianto, D., Suwartono, C., & Sutanto, S. H. (2020). Reliabilitas dan validitas Self-Compassion Scale versi Bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(2), 177–191. https://doi.org/10.24854/jpu107
Sum, E. E. D., Veronika, M., & Pilosusan, S. (2017). Kehidupan narapidana di LAPAS (Lembaga Pemasyarakatan). SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 2(2), 20–25. https://doi.org/10.23916/08440011
Utami, P. N. (2017). Keadilan Bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(3), 381–394. https://doi.org/10.30641/dejure.2017.v17.381-394
Utami, R. R., & Asih, M. K. (2017). Konsep Diri Dan Rasa Bersalah Pada Anak Didik Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Kutoharjo. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 18(1), 123–132. https://doi.org/10.26623/jdsb.v18i1.563
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Semua artikel yang diterbitkan dapat di Akses secara Terbuka atau Gratis untuk semua orang baik untuk dibaca maupun diunduh di bawah lisensi CC-BY.
Ppenulis mempertahankan kepemilikan hak cipta untuk artikel mereka, tetapi penulis memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan konten publikasi di Matappa secara keseluruhan atau sebagian asalkan karya aslinya dikutip dengan benar.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan menyampaikan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahan. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam basis data dan transmisi dengan bentuk atau media apa pun, seperti elektronik, salinan elektrostatik dan mekanik, fotokopi, rekaman, media magnetik.

MATAPPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



