PKM Pemberdayaan Masyarakat Petani Kakao
https://doi.org/10.31100/matappa.v5i4.1980
Keywords:
Empowerment, cocoa, fertilizer, compost, bokashiAbstract
This PKM activity already implemented in Borong Village, Herlang District, Bulukumba Regency, South Sulawesi. The location of the partners is an agricultural area with the main occupation of the community as farmers. This PKM activity is focused on solving partner problems related to agricultural activities namely plantation agriculture with the main crop being cocoa. The problem faced by partners is the presence of disease attacks on cocoa plants that have not been resolved which causes production and income to decrease as well as the use of raw materials around the environment to be used as organic fertilizer such as compost and bokashi. The solutions offered to partners are training, mentoring and evaluation related to how to treat cocoa pod disease which until now has not been resolved, Likewise related to the manufacture of organic fertilizers such as compost, bokasi, or the use of manure which comes from his cattle. The dedication results show that Cocoa farmers have been able to make vegetable pesticides from maja fruit, neem leaf extract and has been able to make various types of organic fertilizers such as compost and bokashiReferences
Cai, F., Watson, B. S., Meek, D., dan Huhman, D. V. (2017). Medicago truncatula Oleanolic Derived Saponins Are Correlated with Caterpillar Deterrence. J Chem Ecol, 6 (1): 1-13.
Elkas, B. D., T. Nurhidayah., dan Nurbaiti. 2017. Pengaruh Pemberian Kompos Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). JOM FAPERTA VOL. 4 NO.1 Februari 2017.
Hall, M. 2010. Pupuk dan Pemupukan. Departemen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian. Medam.Universitas Sumatra Utara.
Halvin, J.L. , S.M. Tisdale., W.L. Nelson, and J.D. Beaton. 1999. Soil Fertility and Fertilizer. An Introduction to Nutrient Management. Prentice Hall, Inc. 499 p.
Hardjowigeno, S. 1996. Pengembangan Lahan Gambut untuk Pertanian suatu Peluang Tantangan. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Tanah Fakultas Pertanian IPB, 22 Juni1996.56-73
Harsono, 2004..Pemanfaatan kotoran ayam bagi tanaman kakao. Jakarta. Panduan lengkap tanaman kakao penyluhan pertanian.
Kardinan, A. 2011. Penggunaan Pestisida Nabati Sebagai Kearifan Lokal dalam Pengendalian Hama Tanaman Menuju sistem Pertanian Organik. Pengembangan Inovasi Pertanian 4(4): 262-278.
Limbongan, A. A. 2013. Pemanfaatan Ekstrak Tumbuhan Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Buah Kakao (Phytophthora palmivora Butler). Tesis. Program Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar
Rahma, S. 2017. Uji Efektifitas Insektisida Nabati Buah Crescentia cujete Dan Bunga Syzygium aromaticum Terhadap Mortalitas Spodoptera litura Secara In Vitro Sebagai Sumber Belajar Biologi. Other thesis. University of Muhammadiyah Malang.
Rismayani. (2013). Manfaat buah maja sebagai pestisida nabati untuk hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella). Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 19 (3): 24-26
Setyotini, D. R., Saraswati, dan E. K. Anwar. 2006. Kompos. Jurnal Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. 2(3), 11-40.
Sumarsono. 2005. Peranan pupuk organic untuk perbaikan penampilan dan produksi hijauan rumput gajah pada tanah cekaman salinitas dan kemasaman Makalah disajikan Pada Seminar Prospek Pengembangan Peternakan Tampa Limbah, Jurusan Produksi Ternak Fakultas Pertanian UNS, Surakarta 5 September 2005.
Sutedjo, M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta
Syam, A. 2003. Efektivitas Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Produktivitas Padi di Lahan Sawah. Jurnal Agrivigor 3 (2), 232–244.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Semua artikel yang diterbitkan dapat di Akses secara Terbuka atau Gratis untuk semua orang baik untuk dibaca maupun diunduh di bawah lisensi CC-BY.
Ppenulis mempertahankan kepemilikan hak cipta untuk artikel mereka, tetapi penulis memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan konten publikasi di Matappa secara keseluruhan atau sebagian asalkan karya aslinya dikutip dengan benar.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan menyampaikan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahan. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam basis data dan transmisi dengan bentuk atau media apa pun, seperti elektronik, salinan elektrostatik dan mekanik, fotokopi, rekaman, media magnetik.

MATAPPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



