Pelatihan Optimalisasi Sosial Media Untuk Digital Diplomasi Pada Siswa
https://doi.org/10.31100/matappa.v5i2.1900
Keywords:
Sosial media, Digital Diplomasi, SMAAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMA mengenai digital diplomasi dengan menggunakan sosial media.Banyak anggapan bahwa setiap postingan dalam sosial media mengenai promosi negara merupakan bentuk dari diplomasi digital. Tetapi, tidak semua kegiatan promosi yang berkaitan dengan negara merupakan diplomasi digital. Dalam ranah publik diplomasi, masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan sosial media untuk mempromosikan negaranya atau lainnya yang erat kaitannya dengan digital diplomasi. Pemuda, sebagai pengguna sosial media terbanyak di Indonesia, dapat menggunakan hal ini. Namun, ditemukan masih kurangnya pemahaman mengenai digital diplomasi dan bagaimana mengefektifkannya untuk tujuan diplomasi. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini dirancang dengan tujuan akhir memberikan pemahaman penggunaan sosial media untuk tujuan diplomasi kepada siswa sekolah. Diharapkan dari kegiatan ini, siswa mampu menggunakan sosial media lebih efektif ketikan melakukan promosi negaranya. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi secara online yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan posting melalui sosial media, setiap siswa diminta mempresentasikan hasil postingan dan indikator diplomasi digital yang tersirat dalam setiap rancangan postingannya. Kemudian, tim pengabdian menganalisa menggunakan komponen efektifitas digital diplomasi. Hasil dari kegiatan ditemukan bahwa peserta mengetahui maksud dari diplomasi, mampu menggunakan sosial media dan indikator-indikator dalam pencapaian digital diplomasi, namun belum sepenuhnya mampu menggunakan bersamaan instrument digital diplomasi.References
Adesina, Olubukola S. 2017. “Foreign Policy in an Era of Digital Diplomacy.†Cogent social sciences 3(1). http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/23311886.2017.1297175.
Al-Muftah, Hamad et al. 2018. “Factors Influencing E-Diplomacy Implementation: Exploring Causal Relationships Using Interpretive Structural Modelling.†Government information quarterly 35(3): 502–14.
Cull, Nicholas J. 2010. “Public Diplomacy: Seven Lessons for Its Future from Its Past.†Place Branding and Public Diplomacy 6(1): 11–17.
Cull, Nicholas J. 2013. “The Long Road to Public Diplomacy 2.0: The Internet in US Public Diplomacy.†International Studies Review 15(1): 123–39.
D’Anieri , Paul J. 2021. International Politics : Power and Purpose in Global Affairs.
Damayanti, Ndaru Andri, Miranti Pusparini, Titiek Djannatun, and Rika Ferlianti. 2017. “Metode Pre-Test Dan Post-Test Sebagai Salah Satu Alat Ukur Keberhasilan Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Tentang Tuberkulosis Di Kelurahan Utan Panjang, Jakarta Pusat.†Prosiding SNaPP: Kesehatan (Kedokteran, Kebidanan, Keperawatan, Farmasi, Psikologi) 3(1): 144–50. http://proceeding.unisba.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/1131 (September 6, 2021).
Fulda, Andreas. 2019. “The Emergence of Citizen Diplomacy in European Union-China Relations: Principles, Pillars, Pioneers, Paradoxes.†Diplomacy and statecraft 30(1): 188–216.
Mueller, Sherry. 2020. “The Nexus of U.S. Public Diplomacy and Citizen Diplomacy.†In Routledge Handbook of Public Diplomacy, eds. Nancy Snow and Nicholas J Cull. Routledge, 112–19.
Riyantini, Rini, and Rudhy Ho Purabaya. 2021. “Sehat Bermedia Sosial Saat Pandemi Covid-19 Melalui Pelatihan Daring Bagi Ibu Rumah Tangga.†ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 4(02): 80–87. https://journal.moestopo.ac.id/index.php/abdimoestopo/article/view/1451 (November 24, 2021).
Stratton, Samuel J. 2019. “Quasi-Experimental Design (Pre-Test and Post-Test Studies) in Prehospital and Disaster Research.†Prehospital and Disaster Medicine 34(6): 573–74. https://www.cambridge.org/core/journals/prehospital-and-disaster-medicine/article/quasiexperimental-design-pretest-and-posttest-studies-in-prehospital-and-disaster-research/13DC743E82CE9CC6407998A05C6E1560 (September 6, 2021).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Semua artikel yang diterbitkan dapat di Akses secara Terbuka atau Gratis untuk semua orang baik untuk dibaca maupun diunduh di bawah lisensi CC-BY.
Ppenulis mempertahankan kepemilikan hak cipta untuk artikel mereka, tetapi penulis memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan konten publikasi di Matappa secara keseluruhan atau sebagian asalkan karya aslinya dikutip dengan benar.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan menyampaikan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahan. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam basis data dan transmisi dengan bentuk atau media apa pun, seperti elektronik, salinan elektrostatik dan mekanik, fotokopi, rekaman, media magnetik.

MATAPPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



