Peningkatan Keterampilan Membaca Nyaring Melalui Media Cerita Bergambar Di Kelas II SDIT Lukmanul Hakim
DOI:
https://doi.org/10.31100/dikdasmatappa.v9i1.4624Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan membaca nyaring, penggunaan media cerita bergambar, dan peningkatan keterampilan membaca nyaring dengan menggunakan media cerita bergambar. Pembelajaran dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus memiliki tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek siswa di kelas II berjumlah 23 siswa yang terdiri dari 15 Perempuan 8 Laki-Laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian menggunakan rumus deskriptif presentase untuk aktivitas guru, dan kemampuan membaca. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media cerita bergambar pada mata pelajaran bahasa indonesia dapat meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa. Hal ini ditunjukan oleh hasil belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I dikategorikan mencapai KKM dengan presentase 60% dan pada siklus II yang dikategorikan mencapai nilai KKM dengan presentase 80%. Jadi KKM meningkat 20%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran, sebagian besar siswa sudah bisa membaca. Maka keterampilan membaca siswa pada siklus II sudah mencapai nilai KKM atau indikator kinerja yang ditetapkan.
Referensi
A Widodo. (2021). Nilai Moral dalam Cerita Bergambar dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Karakter, Vol 11, No 1. 55–65.
Adipta, M. Maryaeni, & M. Hasaaprnah. (2020). Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar Sebagai Sumber Bacaan Siswa SD. Jurnal Pendidikan - Teori, Penelitian, dan Pengembangan. Vol 1, No 5. 989–992.
Beto Susana. (2021). Peningkatan Kemampuan Membaca Nyaring Menggunakan Media Cerita Bergambar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas II SD Negeri Dukuh Sleman. Skripsi S1, Universitas Sanata Dharma. 15.
Kemmis, & McTaggart, R. (2019). The Action Research Planner: Doing Critical Participatory Action Research. Singapore: Springer. 123.
Lestari & Purwaningsih, E. (2020). Penggunaan Metode Repetisi dalam Pembelajaran Membaca Nyaring pada Siswa Kelas Rendah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. Vol 15. No 3. 45–251.
Masliyah. (2020). Peningkatan kemampuan membaca nyaring melalui media gambar berseri pada anak kelompok B. Edukid: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol 7. No 1. 17–26.
Masliyah. (2020). Peningkatan kemampuan membaca nyaring melalui media gambar berseri pada anak kelompok B. Edukid: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 7. No 1. 17–26.
Maulidiyah. (2020). Penerapan Teknik Membaca Nyaring untuk Mengembangkan Keterampilan Mendengarkan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol 8. No 1. 58–66.
Mulyati & Hidayat, D. N. (2022). Pengembangan Keterampilan Membaca Nyaring Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Audio Visual. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar. Vol 10. No 1. 52–60.
Nurhadi & Yuliana, S. (2020). Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 10. No. 134–140.
Nurhayati. (2021). Pemanfaatan Media Cerita Bergambar dalam Pembelajaran Membaca Nyaring di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol 10. No 2. 134-140.
Rahmawati & Kurniawati, D. (2019). Media Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa. Jurnal Edukasi Anak Usia Dini. Vol 4. No 2. 66–74.
Ramadhani, & Yusuf, M. (2023). Strategi Meningkatkan Keterampilan Membaca Nyaring Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Interaktif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol 11. No 1. 55–65.
S. Suprihatien & Enanda Meta Y. (2022). Penggunaan Cerita Bergambar Sebagai Alat Bantu dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Indonesia Kelas Rendah Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. Vol 8. No 6. 81-86.
Siti Herawati. (2023). Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Nyaring dengan Penggunaan Media Gambar pada Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Assa’Adiyah Attahiriyah VII. Skripsi, Tahun 2020.18.
