PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN DIGITAL C-SERVE UNTUK MENCEGAH PERILAKU BULLYING PADA SISWA

Development of The C-Serve Digital Guidance Module to Prevent Bullying Behavior Among Students

Authors

  • Rahmat Tawil Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Abdullah Sinring Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Sahril Buchori Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31100/jurkam.v10i1.4598

Keywords:

Modul Bimbingan Digital, C-SERVE, Perilaku Bullying, Bimbingan dan Konseling, Pengembangan Media

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan, menghasilkan prototipe, serta menguji tingkat validitas dan kepraktisan Modul Bimbingan Digital C-SERVE untuk mencegah perilaku bullying pada siswa SMP Negeri 1 Bontonompo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta skala penilaian berupa angket validasi dan angket uji coba. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kebutuhan terhadap media bimbingan digital sangat tinggi, karena guru BK belum memiliki media yang menarik dan interaktif dalam memberikan layanan pencegahan perilaku bullying; (2) prototipe Modul Bimbingan Digital C-SERVE terdiri atas profil penyusun, panduan penggunaan, kata pengantar, modul guru dan modul siswa yang memuat lima topik utama, yaitu: (a) pengenalan perilaku bullying, (b) jenis-jenis bullying, (c) isu-isu bullying di lingkungan sekolah, (d) dampak perilaku bullying, dan (e) penerapan pendekatan behavior dalam pencegahan bullying; serta (3) hasil uji validitas menunjukkan persentase rata-rata sebesar 91% dari ahli materi dan 91% dari ahli media dengan kategori sangat valid, sedangkan uji kepraktisan memperoleh persentase 90% dari guru BK dan 85% dari siswa dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, Modul Bimbingan Digital C-SERVE dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai media bimbingan dan konseling digital untuk membantu guru BK dalam mencegah perilaku bullying di sekolah.

References

Badan Pusat Statistik. (2022). Indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik.

Cholifah, T. N., & Muslihasari, Y. (2022). Pengembangan media pembelajaran berbasis hypercontent untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 145–156.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2020). Instructional media and technologies for learning (11th ed.). Pearson Education.

Herlambang, Y. T., Nurhasanah, E., & Nuraeni, L. (2019). Dampak perilaku bullying terhadap iklim sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 55–65.

Lestari, S. (2021). Pengembangan media digital dalam layanan bimbingan dan konseling sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 6(2), 101–109.

Nuraini, R., & Wahyuni, S. (2023). Media digital bimbingan dan konseling berbasis visual interaktif. Jurnal Konseling Edukatif, 7(1), 33–41.

Nurdiansah, A. (2022). Media hypercontent sebagai inovasi pembelajaran abad ke-21. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(2), 120–130.

Noya, M. A. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku bullying pada remaja sekolah menengah. Jurnal Psikologi Sosial, 12(1), 44–53.

Prasetyo, D., & Indrawati, E. (2024). Penerapan model ADDIE dalam pengembangan media layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(1), 78–88.

Rahman, A., & Widodo, A. (2022). Pemanfaatan media digital dalam layanan bimbingan dan konseling sekolah. Jurnal Konseling Nusantara, 9(2), 65–74.

Ramadhina, D., & Pranata, O. (2022). Efektivitas media hypercontent dalam meningkatkan kualitas proses belajar siswa. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 10(1), 21–30.

Rizal, M. (2021). Perilaku bullying pada remaja sekolah menengah: Perspektif psikologi pendidikan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 89–97.

Sari, N., & Putra, A. (2023). Karakteristik belajar remaja di era digital. Jurnal Pendidikan Remaja, 5(1), 14–23.

Suardi, S., & Samad, S. (2020). Perilaku bullying di lingkungan sekolah dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Sosial, 11(2), 134–142.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, E., & Ramadhan, R. (2023). Media pembelajaran digital interaktif dan keterlibatan siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(2), 56–66.

Triyono, T., & Febriani, R. D. (2018). Teknologi informasi dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(1), 12–20.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297.

Widyasari, D., Prasetya, A., & Lestari, R. (2021). Validitas media hypercontent dalam pembelajaran. Jurnal Media Pendidikan, 15(1), 40–50.

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Tawil, R., Sinring, A., & Buchori, S. (2026). PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN DIGITAL C-SERVE UNTUK MENCEGAH PERILAKU BULLYING PADA SISWA: Development of The C-Serve Digital Guidance Module to Prevent Bullying Behavior Among Students. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 10(1), 42–50. https://doi.org/10.31100/jurkam.v10i1.4598

Issue

Section

Articles

Citation Check