PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL SISWA KELAS IV

Authors

Keywords:

Experiential Learning, kecerdasan musikal, Seni Musik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan musikal siswa pada pembelajaran Seni Musik yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional dan kurangnya pengalaman belajar langsung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kecerdasan musikal siswa melalui penerapan model pembelajaran Experiential Learning pada mata pelajaran Seni Musik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas IV yang terdiri atas 12 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes kecerdasan musikal, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase ketercapaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Experiential Learning dapat meningkatkan

kecerdasan musikal siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai kecerdasan musikal siswa sebesar 56,94 dengan ketuntasan 33,3 (6 siswa tuntas), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 86,22 dengan ketuntasan 94,4 (17 siswa tuntas). Mayoritas siswa berada pada kategori sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar melalui praktik memainkan alat musik pianika mampu meningkatkan keterampilan musikal siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Experiential Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kecerdasan musikal siswa pada pembelajaran Seni Musik di sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-08-25